Minggu, 30 Juni 2013

Harapan



Harapan

Kembali ke tugas berikutnya.Pada kali ini saya akan menuangkan isi pikiran saya tentang harapan saya setelah menjadi mahasiswa Program Diploma IPB.

Setelah panjang lebar cerita saat pengumuman dari mulai sedih hingga gembira kini waktunya saya harus menjalankan apa yang telah saya pilih dan menata masa depan saya sesuai yang diharapkan orang tua dan tentunya saya pribadi.

Mari kita mulai...

Menjadi mahasiswa PTN  adalah salah satu cita-cita terbesar saya pada saat duduk di bangku sekolah namun inilah tahap awal dari perjuangan hidup saya sebenarnya.Setelah memasuki dunia perkuliahan pun muncul harapan-harapan baru selama menjadi mahasiswa dan setelah menyelesaikan pendidikan. Diantaranya saya ingin menjadi mahasiswa yang yang baik yang mengikuti semua tata tertib dengan baik, membawa nama baik dan tentunya mendapatkan nilai terbaik. Tetapi mendapatkan apa yang kita inginkan itu tidak semudah membalikan telapak tangan,dimana pada tahap matrikulasi ada mata kuliah yang menurut saya itu tidak mudah untuk diikuti.  Namun tidak ada yang tidak mungkin bila berusaha. Dan setiap usaha perlu doa yang sungguh-sungguh supaya semua bisa berjalan dengan apa yang diharapkan. Adapun beberapa harapan saya setelah menyelesaikan pendidikan program diploma yaitu ingin terjun ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya. Tidak mudah memang melanjutkan pendidikan D4,menurut kakak-kakak yang saya tanya katanya selain harus menyempatkan waktu beberapa tahun dimana jika dihitung dalam mengejar pendidikan sarjana mungkin waktu yang ditempuh itu sekitar 5tahun,kita juga harus mengikuti tes dan mengeluarkan biaya lagi .

Ya namanya mimpi,semua orang bebas bermimpi  tapi harus dalam batas yang wajar yang sekiranya masih bisa di capai. Semua yang ada di dunia ini ada skenarionya dari yang diatas. Kadang apa yang kita inginkan pun belum tentu sesuai dengan apa yang sudah ditulis dalam skenario dari yang maha kuasa. Karena takdir siapa yang tahu? Usaha dan doa harus tapi kita juga tidak boleh menyesalkan jika memang takdir bukan itu. Yasudahlah biar waktu yang menjawab apa yang akan terjadi dikemudian hari. Tapi jangan lupa untuk terus semangat usaha dan doa ya…

Salam jari kelingking 

Jumat, 28 Juni 2013

Aku,IPB dan hari pertamaku



Selamat datang di blog ini,ini pertama kali saya memposting. Perkenalkan nama lengkap saya Anita Fitriani Hidayat tapi pangil aja ninit. Ini tugas pertama saya menjadi seorang collegian, (ceileh bahasanya). Yaudah langsung cekidot aja, kita mulai dulu aja dari pertama pengumuman…
Pada suatu hari…(zzzzz). Waktu itu hari jumat menjelang petang saya iseng-iseng buka facebook,beranda saya  penuh sama status teman-teman yang mengucapkan selamat ke teman-teman lain yang diterima di Diploma IPB. Kebetulan di sekolah hanya saya yang mengikuti USMI,sehingga saya engga mempunyai banyak info. Seketika itu (aseeeek kan..) saya langsung bertanya-tanya “surat untuk saya mana? mana?”. “pak pos kapan datengnya sih?”. Sampe akhirnya ga kerasa air mata menetes (drama banget ceritanya)  hehe. Engga lama ibu saya pun ikut panik dan langsung menelpon beberapa guru untuk menanyakan info. Dan ternyata kantor guru pun sedangi kosong karena hampir semua gurunya sedang mengikuti program diklat. Jum’at pun berlalu dan ga kerasa udah hari senin aja,saya langsung bergegas ke kantor guru untuk menanyakan lagi, dan jawabannya pun masih ngegantung. guru saya hanya bisa bilang “sabar ya nit,tunggu aja dulu. Kalo emang ga ada kabar,yaudah mungkin belum rezekinya. Kan masih banyak seleksi masuk PTN”. Betapa mirisnya jawaban dari guru sampai pada akhirnya saya pun ikhlas pasrah dan menerima sepenuh hati kalau memang tidak diterima karena sudah 4 hari ga ada kabar apa-apa. Pada saat itu harapan saya pun berubah dan tertuju pada snmptn undangan. Ya walaupun peluangnya sangat kecil untuk anak SMK tapi seenggaknya sudah berusaha dan berdo’a,mungkin rezeki saya disana. Detik menit jam dan hari pun terus berlalu sampai pada akhirnya hari keenam,pada tengah hari mendung itu saya baru sampai rumah setelah setengah hari belajar disekolah mempersiapkan Ujian Nasional,tiba-tiba ibu saya mendapat telepon dari sekolah dan ternyata… deng deng deng deng…(menenegangkan ceritanya) saya mendapatkan kabar bahwa saya diterima di Program Diploma Ipb pada program keahlian Manajemen Informatika. Betapa senangnya ibu saya karena dari dulu beliau sangat berharap salah satu anaknya bisa sekolah di IPB walaupun hanya program diploma. Tapi ang mengherankan perasaan saya hanya biasa saja,mungkin karena kemarin saya sudah pasrah dan ikhlas akan mendengar kabar tidak diterima.
Hari-hari pun berlalu hingga akhirnya tanggal 22 juni 2013 pun datang. Sebelumnya pada tanggal 21 juni  hari jumat  malam saya pindah ke kost di belakang kampus yang jaraknya sangat dekat dan hanya dijangkau dalam 5 menit kurang dengan berjalan kaki. Kembali ke tanggal 22 juni 2013… hari saya registrasi. Jam menunjukan pukul 6.55,saya dan ibu saya bergegas ke kampus untuk mengambil nomor antrian agar bisa selesai pada siang hari karena sore harinya ibu saya akan pulang ke bekasi. Tapi ternyata di kampus itu pun sudah sangat ramai dengan para calon mahasiswa baru hingga pada akhirnya saya mendapatkan nomor antrian 150. Tidak terlalu jauh sih,tapi lumayan lama nunggu dipanggil nomornya. Hingga pada akhirnya nomor saya dipanggil lalu masuk kedalam. Saya ikuti semua step-stepnya dari mulai mengambil map nama,NIM,kelas saya hingga yang step terakhir yaitu ke stand-stand organisasi di diploma IPB ini.Banyak sekali organisasi yang keliatannya menarik tetapi saya belum memutuskan memilih yang mana.
Selasa, 25 juni 2013. Wow it’s my first time to be collegian,how gladly I am karena dari dulu ingin sekali secepatnya merasakan menjadi seorang MAHAsiswa. Dari mulai mata kuliah pertama yaitu Aplikasi komputer, ya menurut saya sih itu masih bisa saya cakup karena pelajarannya hampir sama seperti pelajaran KKPI di SMK. Mata kuliah kedua Probabilitas dan Statistika, dari namanya saja terasa asing sekali apalagi masuk kedalamnya. Dosennyapun datang dan kita memulai pelajaran. Menurut saya dosennya ini terlalu pintar hingga membuat semua mahasiswa kurang mengerti pada apa yang dijelaskan. Kalau kata dosen lain, bahasanya itu sudah tingkat ‘dewa’. Haha iya memang benar,bahkan hanya sedikit sekali yang saya mengerti dari apa yang beliau sampaikan. Tetapi pada saat menjelang jam berakhir beliau bilang “engga apa-apa kalian belum mengerti sekarang,tapi suatu saat kalian pasti bisa”. Kata-katanya itu sangat memotivasi saya,karena memang belajar itu perlu proses. Jam beralih ke mata kuliah ketiga, yaitu Aplikasi komputer dan dosennya masih sama seperti dosen praktikum Aplikasi komputer. Sejauh ini pelajaran Aplikasi Komputer masih bisa saya mengerti karena ya itu,yang saya katakan sebelumnya,pelajarannya hampir mirip pelajaran KKPI di SMK. Pelajarannya pun cukup mengasyikan. Lalu istirahat dari jam 12.50 sampai 15.40. Kembali ke jam terakhir yaitu Praktikum Pobabilitas dan Statistika disingkatnya Probstat. Dosen kali ini beda dengan dosen prostak yang sebelumnya. Di jam hari ini beliau menjelaskan konsep dasar Statistika. Masih belum mengerti sih tapi ya ikuti saja,suatu saat pasti bisa kok.
Kuliah hari pertama pun selesai pada jam 17.20. Engga lama teman-teman sekolah sms “gimana rasanya kuliah?” “Gimana rasanya jadi mahasiswa?” “gimana hari pertama?” lalu hanya cukup di jawab “lumayan”. Ya sama saja seperti sekolah tapi mungkin agak berbeda sedikit.
Ya begitulah,Ternyata… ‘Jadi orang gede menyenangkan,tapi susah dijalani’.
Sekian cerita saya,apa ceritamu? Maaf agak lebay,tapi ya memang begini adanya. Kunjungi terus ya ke blog saya ini. Kalau ada yang kurang berkenan,maklumin saja namanya juga pemula, hehe :D salam jari kelingking…