Saya seorang mahasiswa
yang sementara menetap di daerah sekitaran bogor untuk menuntut ilmu. Daerah
Bogor ini cukup besar bila kita terlusuri dimulai dari kota sampai kabupaten.
Namun ada hal yang ingin saya kritik untuk salah satu daerah yang pernah saya
lalui yaitu daerah Kranggan Gunung Putri. Jalanan di sekitar Jalan raya
Kranggan Gunung Putri dipenuhi lubang dan terlihat kurang nyaman bagi
pengendara maupun pejalan kaki. Oleh karena itu saya mencoba melakukan
pengaduan terkait kondisi jalan ke situs pengaduan kabupaten bogor http: //pengaduan.bogorkab.go.id/ yaitu Laras
Online Pemkab Bogor
Sebelum melakukan pengaduan, saya
harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Kemudian setelah sukses mendaftar,
saya bisa langsung mengisi form pengaduan seperti dibawah ini. Pengaduan ini
saya lakukan pada tanggal 20 oktober 2015 yang berbunyi “Assalamualaikum wr wb. Nama saya Anita Fitriani Hidayat,
saya seorang mahasiswa. Saat saya melewati jalan raya Kranggan Gunung Putri,
jalan banyak dipenuhi lubang. Apakah ada upaya yang akan dilakukan? Mohon
ditindaklanjuti. Terimakasih”
Setelah pengaduan saya telah
terekam,saya perlu menunggu agar pengaduan tersebut di alihkan pada departemen
yang terkait dan selanjutnya diproses. Perlu beberapa hari menunggu hingga
pengaduan tersebut di alihkan ke badan terkait.
Empat hari selanjutnya yaitu pada
tanggal 24 Oktober 2015, pengaduan saya telah di alihkan pada Dinas Bina Marga
dan Pengairan namun pengaduan tersebut belum ada jawaban, masih dalam proses
dan untuk status terkininya tertulis Disposisi.
Saya terus mencari perkembangan
mengenai pengaduan tersebut hingga tiga hari berikutnya pada jam setengah tiga
siang situs tidak dapat diakses.
Pada akhirnya hingga hari ini 28
oktober 2015 pengaduan yang saya lakukan masih belum ada jawaban. Mungkin
pengaduan tersebut masih dalam proses di dinas terkait yaitu Dinas Bina Marga
dan Pengairan. Sempat kecewa dengan hal tersebut. Karena menurut saya mungkin
dalam proses pada dinas terkait dinilai masih sedikit lamban, semoga kedepannya
sistem ini bisa lebih baik lagi dan dapat melayani masyarakat dengan cepat dan
tepat.
Terimakasih telah menyempatkan
watunya untuk membaca postingan saya J
semoga kita bisa sama-sama berbagi informasi dan sharing pengalamannya.
Internet of Things adalah benda yang tertanam dengan sensor dan
konektivitas untuk memungkinkan objek mengumpulkan atau pertukaran data. Internet of Things (IoT) mengacu pada objek unik yang
teridentifikasi melalui wujud virtual dalam struktur seperti internet. Ketika
objek tersebut dapat dikenali secara digital, maka objek tersebut dapat
dikendalikan dimanapun kita berada selama terkoneksi dengan internet. Ini
artinya akan terjadi lalu lintas data yang lebih ramai, lebih luas, dari
berbagai penjuru, dengan cara yang lebih baik dalam meningkatkan efisiensi,
keselamatan, dan keamanan.
Konsep Internet of Things menjadi populer dengan
perkembangan teknologi Radio-frequency Identification (RFID) yang memungkinkan
setiap perangkat fisik dikenali, dikelola, dan didata melalui komputer. Kini
berbagai alat selain RFID mulai ramai dikembangkan seperti barcode, QR Codes,
dan digital watermarking yang membuat Internet of Things diperkirakan sebagai
generasi berikutnya dari penetrasi internet.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam internet of things yaitu
Standarisasi
– memastikan internet of things dapat berjalan pada semua jenis mesin
Keamanan
– data selalu aman dan terlindungi tanpa biaya berlebih
Privasi
– data harus tidak dipergunakan untuk maksud lain
Internet of Things dapat memberikan informasi dalam mengambil keputusan
yang lebih baik dalam menjalankan bisnis.
Berikut
tren teknologi yang akan muncul dari Internet of Things:
1. Komunikasi Machine to Machine
Sensor dan perangkat elektronik akan berkomunikasi satu sama lain dan dengan
data center melalui komunikasi wireless.
2.Wireless Sensor and Device yang Lebih Kecil
dan Lebih MurahPerangkat ini akan menjadi semakin kecil dengan harga yang lebih murah dengan
miliaran data yang ditangani setiap harinya. Sensor ini akan dirancang
kompatibel dengan berbagai perangkat elektronik yang tersedia.
3.Kebutuhan Cloud MeningkatMenganalisis dan mengolah data yang sangat banyak akan dapat dikerjakan dengan
baik jika melalui teknologi cloud computing.
Dengan banyaknya data yang akan digunakan pada Internet of Things, maka
kebutuhan cloud computing akan meningkat.
4.Analytic untuk Internet of ThingsAnalytic yang canggih akan semakin dibutuhkan agar dapat memberi insight tentang sejauh mana dampak dari penerapan
Internet of Things.
5.Bidang Keilmuan BaruPeningkatan permintaan atas edukasi dan keterampilan terhadap jaringan sensor
untuk Internet of Things akan terjadi. Bagaimana penerapan dan apa saja yang
akan dilakukan dengan Internet of Things merupakan keterampilan yang akan
banyak dibutuhkan bagi industri.
6.Menyatu dengan Wearable DevicesKacamata, jam, pakaian, dan berbagai perangkat yang kita gunakan dalam
kehidupan sehari-hari akan berjalan dalam platform Internet of Things.
Perusahaan akan menyatukan perangkat wearable dengan
Internet of Things untuk rencana strategis di masa depan.
7.Isu Sekuriti dan PrivasiInternet of Things juga akan menimbulkan isu baru terkait
sekuriti dan privasi, terutama pada dalam
perangkat, koneksi, dan penggunaan cloud.Penerapan IoTBeberapa penerapan IoT di berbagai bidang :
1.Smart Cities – membantu
membuat tata kelola kota yang efektif dimana Walikota bisa melihat apa yang
terjadi di kotanya melalui berbagai sensor secara real time, sehingga mampu
mengatur tata kelola yang efektif, sehat, nyaman dengan tingkat keberisikan
yang rendah, bebas macet, hemat energi, sistem pembuangan sampah yang optimal,
dan jalan-jalan raya yang bebas macet.
2.Smart Mall – mendeteksi
kehadiran orang-orang yang ada di dalam suatu mall : berapa tingkat kepadatan
pengunjung, berapa lama rata-rata orang berdiam diri di suatu tempat, berapa
banyak pegawai dan berapa banyak tamu yang lalu lalang, mana toko yang paling
ramai, mana etalase toko yang paling menarik perhatian, dsb
3.Smart Traffic –menganalisa
lalu lintas kendaraan bermotor di jalan, mulai dari tingkat kemacetan di jalan,
kecepatan rata-rata kendaraan bermotor, jalan alternatif jika ada kemacetan,
dsb
4.Smart Environment –mewujudkan
lingkungan yang sehat dan aman, misalnya melalui detektor kebakaran hutan,
polusi udara, deteksi dini gempa bumi/tsunami, dan berbagai bencana alam lain
5.Smart Water – membantu
kita mendapatkan air yang sehat, bersih, bebas polusi, bebas pencemaran bahan
kimia di sungai, di laut, maupun di pipa-pipa air, dan deteksi dini terhadap
banjir
6. Smart Metering – membantu
kita mengetahui penggunaan daya listrik, atau semua komponen yang terkait
dengan sistem pembangkitan tenaga listrik, mulai dari tingkat
ketinggian/tekanan/aliran air, bahan bakar, atau gas dan sebagainya.
7.Security and
Emergencies – mendeteksi manusia di suatu area, mendeteksi cairan, radiasi,
gas-gas yang bisa meledak. IoT bisa meningkatkan keamanan dan membantu dalam
situasi darurat
8. Retail – memonitor
pengiriman barang, pembayaran melalui NFC, melihat tanggal kedaluwarsa, dan
menggatur rotasi/penyimpanan barang di gudang.
9. Logistics –mendeteksi
getaran, buka tutup pintu, mencari lokasi barang di gudang, mendeteksi
kebocoran gas, sehingga bisa digunakan untuk memonitor kondisi pengiriman
barang, mencari barang, mencari lokasi penyimpanan yang paling baik untuk
memisahkan gas yang mudah terbakar dan bahan peledak, melacak perjalanan kapal
tanker, dsb
10.Industrial Control – mendiagnosa
mesin, monitor gas beracun, tingkat oksigen, temperatur, ozon, dsb, sehingga
bisa digunakan di dalam industri
11.Smart Agriculture –mendeteksi
kelembaban tanah, udara, ukuran batang pohon, cuaca, suhu, dsb, sehingga bisa
digunakan untuk mendorong usaha pertanian.
12.Smart Animal Farming –
mendeteksi keberadaan ternak, mendeteksi gas beracun, dsb sehingga bisa
digunakan untuk mengontrol kembang biak ternak, melacak keberadaan ternak, dan
memastikan usaha peternakan berkembang dengan maksimal.
13.Home Automation - memonitor
penggunaan energi, air, mendeteksi pintu/jendela terbuka/tertutup, mendeteksi
keberadaan manusia/binatang, sehingga bisa digunakan untuk mewujudkan rumah
yang hemat energi dan aman.
14.E-Health – memungkinkan
perangkat-perangkat wearable sampai tablet (pil) bisa saling tersambung. Ini
akan mendorong industri wearable sensor, sampai tablet (pil), dan sensor yang
bisa ditanam di dalam tubuh manusia.
15.Banking Industry – mendapatkan konektivitas di manapun. IoT mewujudkan mesin-mesin ATM dan POS
(mesin kasir) yang terhubung supaya biaya operasi lebih murah dan juga
meningkatkan pendapatan.
Berikut adalah video mengenai penerapan Internet of Things dalam kehidupan sehari-hari
Seiring
perkembangan zaman pada era modern ini, pengetahuan dan teknologi pun
berkembang pesat dimana setiap hari selalu melahirkan ilmu-ilmu dan teknologi
baru yang semakin canggih. Dalam hal ini, pemerintah yang masih menerapkan
kinerja tradisional juga mulai beralih pada era digital yang diharapkan dapat
memudahkan dalam kegiatan pemerintahan agar menjadi lebih efisien dalam
operasional dan pemunuhan kebutuhan pelayanan masyarakat.
E-government solusi yang tepat dalam bidang teknologi untuk mewujudkan pemerintahan
yang lebih baik. Masyarakat dapat
memperoleh informasi dengan mudah melalui fasilitas yang disediakan oleh
pemerintah, dan bahkan masyarakat dapat melakukan interaksi interaktif dengan
komponen masyarakat, pemerintah dan pihak swasta. Selain itu e-government menyediakan
fasilitas on-line untuk memberikan informasi publik kepada masyarakat dan
sekaligus memberikan layanan interaktif seperti dalam penyusunan kebijakan
publik, sosialisasi program pemerintah dan sampai pada pelayanan pembayaran
kewajiban pajak dari masyarakat.
Adapun empat model penyampaian E-Government, antara lain :
a. Government-to-Citizen atau Government-to-Customer
(G2C) adalah penyampaian layanan pemerintah dan informasi dari pemerintah kepada
masyarakat secara satu arah.
b. Government-to-Business (G2B) adalah
transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi
yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan
pemerintah.Mengarah kepada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk
membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan
manajemen data elektronik.
c. Government-to-Government (G2G) adalah komunikasi
dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan
melalui basisdata terintegrasi.
d. Government-to-Employee(G2E) adalah diperuntukkan untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan
para pegawai negeri atau karyawan pemerintahan yang bekerja di sejumlah
institusi sebagai pelayan masyarakat.
Berikut contoh aplikasi e-government :
·Situs pendaftaran haji
Departemen Agama untuk masyarakat yang hendak melangsungkan ibadah haji
·Pendaftaran Tenaga
Kerja Indonesia dari Departemen Tenaga Kerja
Aplikasi pajak berbasis
web untuk menghitung besarnya pajak yang harus dibayarkan ke pemerintah dan
melakukan pembayaran melalui internet
Sistem
informasi bidang hak cipta untuk melindungi karya-karya tertentu dalam
mendapatkan hak cipta.