Rabu, 28 Oktober 2015

Pengaduan Fasilitas Umum




Saya  seorang mahasiswa yang sementara menetap di daerah sekitaran bogor untuk menuntut ilmu. Daerah Bogor ini cukup besar bila kita terlusuri dimulai dari kota sampai kabupaten. Namun ada hal yang ingin saya kritik untuk salah satu daerah yang pernah saya lalui yaitu daerah Kranggan Gunung Putri. Jalanan di sekitar Jalan raya Kranggan Gunung Putri dipenuhi lubang dan terlihat kurang nyaman bagi pengendara maupun pejalan kaki. Oleh karena itu saya mencoba melakukan pengaduan terkait kondisi jalan ke situs pengaduan kabupaten bogor http: //pengaduan.bogorkab.go.id/ yaitu Laras Online Pemkab Bogor 

Sebelum melakukan pengaduan, saya harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Kemudian setelah sukses mendaftar, saya bisa langsung mengisi form pengaduan seperti dibawah ini. Pengaduan ini saya lakukan pada tanggal 20 oktober 2015 yang berbunyi Assalamualaikum wr wb. Nama saya Anita Fitriani Hidayat, saya seorang mahasiswa. Saat saya melewati jalan raya Kranggan Gunung Putri, jalan banyak dipenuhi lubang. Apakah ada upaya yang akan dilakukan? Mohon ditindaklanjuti. Terimakasih



Setelah pengaduan saya telah terekam,saya perlu menunggu agar pengaduan tersebut di alihkan pada departemen yang terkait dan selanjutnya diproses. Perlu beberapa hari menunggu hingga pengaduan tersebut di alihkan ke badan terkait. 


Empat hari selanjutnya yaitu pada tanggal 24 Oktober 2015, pengaduan saya telah di alihkan pada Dinas Bina Marga dan Pengairan namun pengaduan tersebut belum ada jawaban, masih dalam proses dan untuk status terkininya tertulis Disposisi.


Saya terus mencari perkembangan mengenai pengaduan tersebut hingga tiga hari berikutnya pada jam setengah tiga siang situs tidak dapat diakses.


Pada akhirnya hingga hari ini 28 oktober 2015 pengaduan yang saya lakukan masih belum ada jawaban. Mungkin pengaduan tersebut masih dalam proses di dinas terkait yaitu Dinas Bina Marga dan Pengairan. Sempat kecewa dengan hal tersebut. Karena menurut saya mungkin dalam proses pada dinas terkait dinilai masih sedikit lamban, semoga kedepannya sistem ini bisa lebih baik lagi dan dapat melayani masyarakat dengan cepat dan tepat.
Terimakasih telah menyempatkan watunya untuk membaca postingan saya J semoga kita bisa sama-sama berbagi informasi dan sharing pengalamannya.





Manajemen Informatika 50

Sabtu, 19 September 2015


Internet of Things



    Internet of Things adalah benda yang tertanam dengan sensor dan konektivitas untuk memungkinkan objek mengumpulkan atau pertukaran data. Internet of Things (IoT) mengacu pada objek unik yang teridentifikasi melalui wujud virtual dalam struktur seperti internet. Ketika objek tersebut dapat dikenali secara digital, maka objek tersebut dapat dikendalikan dimanapun kita berada selama terkoneksi dengan internet. Ini artinya akan terjadi lalu lintas data yang lebih ramai, lebih luas, dari berbagai penjuru, dengan cara yang lebih baik dalam meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan keamanan.

    
     Konsep Internet of Things menjadi populer dengan perkembangan teknologi Radio-frequency Identification (RFID) yang memungkinkan setiap perangkat fisik dikenali, dikelola, dan didata melalui komputer. Kini berbagai alat selain RFID mulai ramai dikembangkan seperti barcode, QR Codes, dan digital watermarking yang membuat Internet of Things diperkirakan sebagai generasi berikutnya dari penetrasi internet.


Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam internet of things yaitu

  1. Standarisasi – memastikan internet of things dapat berjalan pada semua jenis mesin
  2. Keamanan – data selalu aman dan terlindungi tanpa biaya berlebih
  3. Privasi – data harus tidak dipergunakan untuk maksud lain
      Internet of Things dapat memberikan informasi dalam mengambil keputusan yang lebih baik dalam menjalankan bisnis.


Berikut tren teknologi yang akan muncul dari Internet of Things:

1.       Komunikasi Machine to Machine
Sensor dan perangkat elektronik akan berkomunikasi satu sama lain dan dengan data center melalui komunikasi wireless.


2.      Wireless Sensor and Device yang Lebih Kecil dan Lebih MurahPerangkat ini akan menjadi semakin kecil dengan harga yang lebih murah dengan miliaran data yang ditangani setiap harinya. Sensor ini akan dirancang kompatibel dengan berbagai perangkat elektronik yang tersedia.

3.      Kebutuhan Cloud MeningkatMenganalisis dan mengolah data yang sangat banyak akan dapat dikerjakan dengan baik jika melalui teknologi cloud computing. Dengan banyaknya data yang akan digunakan pada Internet of Things, maka kebutuhan cloud computing akan meningkat.

4.      Analytic untuk Internet of ThingsAnalytic yang canggih akan semakin dibutuhkan agar dapat memberi insight tentang sejauh mana dampak dari penerapan Internet of Things.

5.      Bidang Keilmuan BaruPeningkatan permintaan atas edukasi dan keterampilan terhadap jaringan sensor untuk Internet of Things akan terjadi. Bagaimana penerapan dan apa saja yang akan dilakukan dengan Internet of Things merupakan keterampilan yang akan banyak dibutuhkan bagi industri.

6.      Menyatu dengan Wearable DevicesKacamata, jam, pakaian, dan berbagai perangkat yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari akan berjalan dalam platform Internet of Things. Perusahaan akan menyatukan perangkat wearable dengan Internet of Things untuk rencana strategis di masa depan.

7.      Isu Sekuriti dan PrivasiInternet of Things juga akan menimbulkan isu baru terkait sekuriti dan privasi, terutama pada  dalam perangkat, koneksi, dan penggunaan cloud.  Penerapan IoTBeberapa penerapan IoT di berbagai bidang :

1.Smart Cities – membantu membuat tata kelola kota yang efektif dimana Walikota bisa melihat apa yang terjadi di kotanya melalui berbagai sensor secara real time, sehingga mampu mengatur tata kelola yang efektif, sehat, nyaman dengan tingkat keberisikan yang rendah, bebas macet, hemat energi, sistem pembuangan sampah yang optimal, dan jalan-jalan raya yang bebas macet.

2.Smart Mall – mendeteksi kehadiran orang-orang yang ada di dalam suatu mall : berapa tingkat kepadatan pengunjung, berapa lama rata-rata orang berdiam diri di suatu tempat, berapa banyak pegawai dan berapa banyak tamu yang lalu lalang, mana toko yang paling ramai, mana etalase toko yang paling menarik perhatian, dsb

3.Smart Traffic –menganalisa lalu lintas kendaraan bermotor di jalan, mulai dari tingkat kemacetan di jalan, kecepatan rata-rata kendaraan bermotor, jalan alternatif jika ada kemacetan, dsb

4.Smart Environment –mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman, misalnya melalui detektor kebakaran hutan, polusi udara, deteksi dini gempa bumi/tsunami, dan berbagai bencana alam lain

5.Smart Water – membantu kita mendapatkan air yang sehat, bersih, bebas polusi, bebas pencemaran bahan kimia di sungai, di laut, maupun di pipa-pipa air, dan deteksi dini terhadap banjir

6. Smart Metering – membantu kita mengetahui penggunaan daya listrik, atau semua komponen yang terkait dengan sistem pembangkitan tenaga listrik, mulai dari tingkat ketinggian/tekanan/aliran air, bahan bakar, atau gas dan sebagainya.

7. Security and Emergencies – mendeteksi manusia di suatu area, mendeteksi cairan, radiasi, gas-gas yang bisa meledak. IoT bisa meningkatkan keamanan dan membantu dalam situasi darurat

8. Retail – memonitor pengiriman barang, pembayaran melalui NFC, melihat tanggal kedaluwarsa, dan menggatur rotasi/penyimpanan barang di gudang.

9. Logistics –mendeteksi getaran, buka tutup pintu, mencari lokasi barang di gudang, mendeteksi kebocoran gas, sehingga bisa digunakan untuk memonitor kondisi pengiriman barang, mencari barang, mencari lokasi penyimpanan yang paling baik untuk memisahkan gas yang mudah terbakar dan bahan peledak, melacak perjalanan kapal tanker, dsb

10. Industrial Control – mendiagnosa mesin, monitor gas beracun, tingkat oksigen, temperatur, ozon, dsb, sehingga bisa digunakan di dalam industri

11. Smart Agriculture –mendeteksi kelembaban tanah, udara, ukuran batang pohon, cuaca, suhu, dsb, sehingga bisa digunakan untuk mendorong usaha pertanian.

12. Smart Animal Farming – mendeteksi keberadaan ternak, mendeteksi gas beracun, dsb sehingga bisa digunakan untuk mengontrol kembang biak ternak, melacak keberadaan ternak, dan memastikan usaha peternakan berkembang dengan maksimal.

13. Home Automation - memonitor penggunaan energi, air, mendeteksi pintu/jendela terbuka/tertutup, mendeteksi keberadaan manusia/binatang, sehingga bisa digunakan untuk mewujudkan rumah yang hemat energi dan aman.

14. E-Health – memungkinkan perangkat-perangkat wearable sampai tablet (pil) bisa saling tersambung. Ini akan mendorong industri wearable sensor, sampai tablet (pil), dan sensor yang bisa ditanam di dalam tubuh manusia.

15. Banking Industry – mendapatkan konektivitas di manapun. IoT mewujudkan mesin-mesin ATM dan POS (mesin kasir) yang terhubung supaya biaya operasi lebih murah dan juga meningkatkan pendapatan.


Berikut adalah video mengenai penerapan Internet of Things dalam kehidupan sehari-hari








Manajemen Informatika 50



Referensi : 
http://tonyseno.blogspot.co.id/2014/07/internet-of-things-iot-berbagai-manfaat.html
http://www.bglconline.com/2014/04/internet-of-things-semakin-dekat/
https://fauzialamin.wordpress.com/2015/03/25/internet-of-things/


Rabu, 09 September 2015

E-Government



                Seiring perkembangan zaman pada era modern ini, pengetahuan dan teknologi pun berkembang pesat dimana setiap hari selalu melahirkan ilmu-ilmu dan teknologi baru yang semakin canggih. Dalam hal ini, pemerintah yang masih menerapkan kinerja tradisional juga mulai beralih pada era digital yang diharapkan dapat memudahkan dalam kegiatan pemerintahan agar menjadi lebih efisien dalam operasional dan pemunuhan kebutuhan pelayanan masyarakat.


                E-government solusi yang tepat dalam bidang teknologi untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik. Masyarakat dapat memperoleh informasi dengan mudah melalui fasilitas yang disediakan oleh pemerintah, dan bahkan masyarakat dapat melakukan interaksi interaktif dengan komponen masyarakat, pemerintah dan pihak swasta. Selain itu e-government menyediakan fasilitas on-line untuk memberikan informasi publik kepada masyarakat dan sekaligus memberikan layanan interaktif seperti dalam penyusunan kebijakan publik, sosialisasi program pemerintah dan sampai pada pelayanan pembayaran kewajiban pajak dari masyarakat.
Adapun empat model penyampaian E-Government, antara lain :

a.  Government-to-Citizen atau Government-to-Customer (G2C) adalah penyampaian layanan pemerintah dan informasi dari pemerintah kepada masyarakat secara satu arah.

b. Government-to-Business (G2B) adalah transaksi-transaksi elektronik dimana pemerintah menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan bagi kalangan bisnis untuk bertransaksi dengan pemerintah.Mengarah kepada pemasaran produk dan jasa ke pemerintah untuk membantu pemerintah menjadi lebih efisien melalui peningkatan proses bisnis dan manajemen data elektronik.

c.  Government-to-Government (G2G) adalah komunikasi dan pertukaran informasi online antar departemen atau lembaga pemerintahan melalui basisdata terintegrasi.

d. Government-to-Employee(G2E) adalah diperuntukkan untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para pegawai negeri atau karyawan pemerintahan yang bekerja di sejumlah institusi sebagai pelayan masyarakat.


Berikut contoh aplikasi e-government :
  • ·    Situs pendaftaran haji Departemen Agama untuk masyarakat yang hendak melangsungkan ibadah haji
  • ·    Pendaftaran Tenaga Kerja Indonesia dari Departemen Tenaga Kerja
  •      Aplikasi pajak berbasis web untuk menghitung besarnya pajak yang harus dibayarkan ke pemerintah dan melakukan pembayaran melalui internet
  •       Sistem informasi bidang hak cipta untuk melindungi karya-karya tertentu dalam mendapatkan hak cipta.

Manajemen Informatika 50
Institut Pertanian Bogor

Referensi 
         http://candra-zulisman.blogspot.com/2014/11/e-government-pengertian-manfaat-model.html
         http://daffyghani.blogspot.com/2014/11/pengertian-e-government-dan-penjelasan.html
         Academy-Module3-BahasaID-web.pdf